Lombok Barat-Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Direktorat Pendidikan Islam Kementerian Agama RI Prof. Suyitno, secara khusus berkunjung ke Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah (STID) Mustafa Ibrahim Al-Ishlahuddiny dalam rangka Monitoring dan Evaluasi, Sabtu (25/06/2022).
Rombongan disambut dengan hangat oleh Ketua Yayasan Pondok Pesantren Al-Ishlahuddiny TGH. Muchlis Ibrahim, Ketua STID Mustafa Ibrahim Al-Ishlahuddiny, Dr.H. Habiburrahman, beserta pimpinan lainnya dengan iringan kelompok Hadroh Mahasiswa. Koordinator Kopertais wilayah XIV, Prof. Dr. TGH. Masnun Tahir, yang juga turut hadir membuka kegiatan Monitoring dan Evaluasi.
Dalam sambutannya Prof. Suyitno, memberikan apresiasi sekaligus arahan dan pembinaan untuk tercapainya transformasi pendidikan di STID Mustafa Ibrahim Al-Ishlahuddiny.


Ia menegaskan bahwa di era digital ini pemanfaatan media sangat penting untuk memberikan informasi kepada masyarakat terkait aktivitas, posisi dan keberadaan STID.
“Kelebihan STID berbasis pondok memiliki Lembaga Pendidikan Ma’had yang kajian keagamaannya kuat sehingga mahasiswa STID memperoleh dua kelebihan yakni penguatan segi materi serta kajian di Ma’had dan memperdalam metodologi di Kampus”, ungkap Suyitno.
Ia juga berharap hal yang sama juga terdapat di perguruan tinggi yang lain.
“Harapannya kampus-kampus lain juga nantinya memiliki Ma’had seperti di STID Mustafa Ibrahim Al-Ishlauddiny ini”, ucapnya.
Sementara itu Ketua STID Mustafa Ibrahim Al-Islahuddiny Dr. H. Habiburrahman memberikan laporan terkait perjalanan pendidikan di STID selama tahun pelajaran 2021-2022 dan mengapresiasi atas arahan dan masukan dari Direktur PTKIS tersebut. “Hal-hal yang menjadi arahan dan pembinaan dari Direktur PTKIS ini tentunya akan menjadi masukan penting yang akan segera kami tindaklanjuti sehingga transformasi pendidikan yang diharapkan dapat segera terwujud”, ujar Habiburrahman.
