Lombok Barat, 25 Agustus 2025 – Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah (STID) Mustafa Ibrahim Al-Ishlahuddiny Kediri kembali menyelenggarakan kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2025 pada tanggal 23–24 Agustus 2025. Kegiatan yang diikuti oleh 57 mahasiswa baru ini menjadi momentum penting dalam memulai perjalanan akademik mereka di lingkungan kampus berbasis pesantren tersebut. Hari pertama PBAK diisi dengan sejumlah materi dasar yang bertujuan memperkenalkan mahasiswa pada dunia akademik sekaligus memperkuat nilai keislaman. Materi pertama disampaikan oleh Drs. TGH. Muktamar Ibrahim, M.H. dengan tema Tri Dharma Perguruan Tinggi Berbasis Pondok Pesantren. Beliau menekankan pentingnya mengintegrasikan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat dengan semangat dakwah pesantren. Selanjutnya, mahasiswa baru mendapatkan pemaparan tentang Profil Yayasan Pondok Pesantren Al-Ishlahuddiny yang dibawakan oleh Drs. TGH. Muchlis Ibrahim, M.Si. Materi ini memberikan gambaran menyeluruh tentang visi, misi, serta sejarah perjuangan yayasan yang menaungi STID, sehingga mahasiswa dapat memahami dan menjiwai nilai perjuangan lembaga.
Masih di hari pertama, TGH. Jaelani Ibrahim, M.Pd. memberikan materi bertajuk Peluang dan Tantangan Berkarir di Kementerian Agama Bidang Dakwah. Dalam penyampaiannya, beliau menekankan pentingnya kesiapan mahasiswa menghadapi tantangan global serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi dalam dunia dakwah. Pada hari kedua, mahasiswa baru mengikuti materi Integrasi Ma’had Aly Takhassus dan Perguruan Tinggi yang disampaikan oleh TGH. Sya’rani Ibrahim, Lc. Beliau menegaskan bahwa kolaborasi antara sistem pendidikan pesantren dengan perguruan tinggi akan melahirkan lulusan yang unggul secara intelektual sekaligus kuat dalam moralitas dan spiritualitas.
Setelah sesi materi, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pengenalan organisasi kemahasiswaan di lingkungan STID Mustafa Ibrahim Al-Ishlahuddiny Kediri. Agenda ini bertujuan untuk memperkenalkan berbagai wadah pengembangan minat, bakat, serta kepemimpinan mahasiswa, sekaligus mendorong mereka agar aktif dalam kegiatan kampus. Menariknya, kegiatan PBAK 2025 ditutup dengan suasana meriah melalui berbagai acara hiburan, games, serta pembagian hadiah. Kegiatan penutup ini menjadi momen kebersamaan yang mempererat hubungan antar mahasiswa baru, panitia, dan sivitas akademika. Dengan berakhirnya kegiatan pada 24 Agustus 2025, PBAK 2025 diharapkan menjadi pijakan awal yang kuat bagi mahasiswa baru. Kehadiran 57 mahasiswa ini membawa semangat baru bagi STID Mustafa Ibrahim Al-Ishlahuddiny Kediri untuk terus melahirkan generasi dakwah yang berintegritas, berilmu, dan siap mengabdi bagi umat.


